CategoriesInfo

Cara Beli Rumah Subsidi dan 5 Syarat untuk Pengajuan

Sudah paham cara beli rumah subsidi? Pasalnya, memiliki rumah sendiri tentunya menjadi mimpi banyak orang, terutama bagi Anda yang berencana untuk memulai sebuah keluarga atau sangat ingin memiliki rumah milik pribadi. 

Selain membeli secara kontan, Anda juga bisa memanfaatkan program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) untuk pembelian rumah subsidi. Pemerintah kita telah menyediakan program KPR bersubsidi yang dikenal dengan pinjaman atau cicilan murah dengan jangka waktu cicilan yang cukup lama. Pada artikel ini, Anda akan pahami lebih lanjut bagaimana cara mengajukan KPR subsidi.

Penjelasan Singkat Rumah Subsidi

Sebelum kami membahas cara beli rumah subsidi, Anda harus pahami terlebih dahulu penjelasan dari sistem tersebut. KPR subsidi adalah program kredit atau pembiayaan kepemilikan rumah dengan sistem bantuan negara. 

Bantuan yang dimaksud meliputi dana jangka panjang murah dan hibah untuk membeli kembali rumah yang diterbitkan oleh bank, baik secara konvensional maupun berdasarkan prinsip Syariah. 

Salah satu yang membuat KPR bersubsidi ini menjadi lebih mudah adalah suku bunga pinjaman yang flat dan lebih stabil. Pasalnya, subsidi pemerintah dilakukan melalui Departemen PUPR yang juga dikenal dengan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). 

Harga rumah dengan program KPR subsidi berkisar antara 100 hingga 300 juta rupiah. Namun, program pembiayaan KPR tersebut hanya dikhususkan untuk orang-orang dengan pendapatan rata-rata lebih rendah (tidak lebih dari 8 juta rupiah).

Syarat Mengajukan KPR Rumah Subsidi

Membeli rumah dengan sistem KPR subsidi sama sekali berbeda dengan membeli rumah non-subsidi. Berikut beberapa persyaratan yang harus Anda penuhi jika tertarik untuk mengambil cicilan tersebut. 

1. WNI dan Usia Minimum 

Program KPR subsidi ini hanya tersedia untuk Warga Negara Indonesia (WNI) dan pemohon juga harus berusia 21 tahun atau sudah menikah. 

2. Status Pemilik Rumah 

Pemohon KPR bersubsidi ini tidak boleh pernah memiliki rumah dan tidak pernah menerima bantuan perumahan pemerintah. Pemerintah cukup bersikukuh dengan hal ini, khususnya program KPR subsidi yang bertujuan membantu masyarakat menengah ke bawah mendapatkan rumah baru BSD City yang layak huni. 

3. Pendapatan 

Syarat penghasilan bagi pemohon yang ingin membeli rumah bersubsidi ini tidak boleh lebih Rp8 juta per bulan. Karena program ini hanya dikhususkan oleh pemerintah untuk masyarakat menengah ke bawah, jadi jika pemohon memiliki gaji lebih dari 8 juta per bulan akan dianggap mampu membeli rumah non-subsidi.

4. Masa Kerja Pemohon 

Untuk mengajukan KPR subsidi, Anda juga harus sudah bekerja atau berbisnis selama 1 tahun meskipun Anda sudah menjadi karyawan tetap. 

5. NPWP dan SPT setiap tahun 

Setiap pemohon wajib memiliki NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak), untuk memudahkan proses pembelian rumah subsidi. 

Selain itu, pemerintah juga mewajibkan pemohon untuk melampirkan Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan Orang Pribadi (SPT PPh) sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Cara Beli Rumah Subsidi Sesuai Anjuran Pemerintah

Setelah memastikan semua dokumen dan persyaratan di atas sudah terpenuhi, tentunya Anda  bisa mulai mengajukan pinjaman KPR Subsidi. Secara umum dari cara beli rumah subsidi, 

Anda harus memilih salah satu bank yang akan menjadi penyalur KPR subsidi kepada masyarakat. Hingga tahun 2022, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat telah bekerja sama dengan sedikitnya 38 bank untuk memberikan program perumahan bersubsidi, termasuk beberapa bank nasional dan bank pembangunan daerah (BPD), baik dengan sistem reguler maupun syariah. 

Setelah memilih bank, Anda dapat menghubungi bank secara langsung untuk mengirim beberapa permintaan yang kemudian akan diverifikasi. Jika permohonan disetujui, Anda  harus segera menyiapkan dana yang cukup dan membuat perjanjian kredit untuk pembayaran KPR. 

Akhir Kata

Nah, itu tadi adalah cara beli rumah subsidi yang wajib Anda pahami sebagai calon pemohon. Pastikan semua data sudah Anda siapkan jadi tidak ada lagi kendala yang akan menghambat proses verifikasi.

Baca Juga: Pantau Lingkungan Sekitar Rumah dengan CCTV dari Jarak Jauh